Asosiasi Auditor Forensik Indonesia (AAFI) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Pasangkayu sukses menggelar Webinar Nasional bertajuk Peran Auditor Forensik dalam Mencegah dan Mendeteksi Korupsi Dana Desa. Acara daring ini menarik perhatian ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari aparat pengawas internal pemerintah (APIP), penegak hukum, pengelola keuangan desa, hingga akademisi di seluruh Indonesia. Diselenggarakan sebagai respons terhadap tingginya potensi penyalahgunaan Dana Desa, webinar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi para pemangku kepentingan mengenai pentingnya pendekatan forensik dalam mengawal akuntabilitas penggunaan anggaran desa yang besar.

Webinar menghadirkan sejumlah pakar dan praktisi terkemuka di bidang audit forensik dan hukum tata negara. Materi utama yang disajikan berfokus pada teknik-teknik audit investigatif berbasis risiko yang secara spesifik dirancang untuk mendeteksi anomali dan indikasi kecurangan dalam laporan pertanggungjawaban Dana Desa. Pembahasan mencakup identifikasi red flags atau tanda-tanda peringatan dini korupsi, metode analisis transaksi mencurigakan, serta penggunaan alat forensik digital untuk menelusuri aliran dana. Selain itu, ditekankan pula peran proaktif auditor forensik sebagai mitra pencegahan, bukan hanya sebagai pihak yang menindak setelah kerugian terjadi.

Ketua AAFI DPC Pasangkayu, Bapak Arief Budiman, dalam sambutannya menegaskan bahwa Dana Desa adalah jantung pembangunan ekonomi di tingkat bawah, sehingga integritas pengelolaannya harus dijaga. Pelibatan auditor forensik sejak dini dalam sistem pengawasan dapat berfungsi sebagai penghalang (deterrent) yang kuat terhadap niat koruptif. Diharapkan, ilmu yang dibagikan melalui webinar ini dapat segera diimplementasikan oleh para pengawas di daerah masing-masing, sehingga menciptakan tata kelola keuangan desa yang lebih transparan dan akuntabel. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah pusat untuk memaksimalkan manfaat Dana Desa bagi kesejahteraan masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang interaktif, menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan peningkatan kapasitas di bidang forensik dalam konteks pengawasan dana publik. Keberhasilan acara ini menegaskan posisi AAFI DPC Pasangkayu sebagai inisiator penting dalam pengembangan profesionalisme auditor di Indonesia Timur. AAFI berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan edukatif serupa, berkolaborasi dengan lembaga lain, demi memperkuat barisan pengawal integritas keuangan negara, khususnya dalam memastikan Dana Desa benar-benar tepat sasaran dan bebas dari praktik korupsi.